Wednesday, March 24, 2010

Nilai Air Mata...

tercengkam teguh
sedayaku tidak terurai
namun tiada maya
lerailah air mata...
menitis tiada henti...

hati ini bagai dihiris halus
segenap jasad ini lemah longlai
biarlah sekali ini
air mata ini mengalir...
seolah bisa menghapuskan
segala genap sengsara

cuma satu tekadku
tiada lagi air mata
kerana nilainya berharga
cukuplah sekali ini
ku tumpahkan jua
sisa air mata

Tuesday, March 16, 2010

Cinta ku...

Cinta ku...
datang dalam diam

Cinta ku...
datang menduga hati

Cinta ku...
datang ku biar sepi

Cinta ku...
datang dalam kesakitan

Cinta ku...
hanya mampu melihat

Cinta ku...
terpaksa relakan pergi



Sunday, March 7, 2010

KEPULANGAN YANG DI NANTI....


jiwa semakin meronta-ronta
entah dimana roh pergi
meninggalkan jasad
terpinga-pinga
bukannya dipinta
tapi sudah terbiasa
meskipun mimpi semakin hampir

hati ini kasihnya melimpah
rindu yang semakin menjulang
gembiranya bukan kepalang
tapi seakan melayang
meninggalkan jasad di sini

mimpinya hanya satu
wajah-wajah yang dirindui
halaman kampung kian memanggil
bau rumput semakin harum mewangi
tanah yang sudah lama tidak dipijak lumat
daun-daun yang kering
air mata menitis perlahan
tanda kasih tiada berbagi